Header About

Pada 11 Februari 1992, pemerintah mengeluarkan UU No. 2/1992 tentang bisnis asuransi yang dilengkapi dengan PP 73/1992 serta melaksanakan berbagai KMK. Dengan diberlakukannya UU, maka PP WCL kemudian mengakhiri rezim tarif (Fire) yang sebelumnya berlaku (KOTAP Fire Insurance) sehingga ketentuan tarif diatur oleh KOTAP tidak lagi wajib.

Itu menempatkan persaingan harga tidak sehat karena pelaku pasar belum sepenuhnya memahami dan menerapkan ketentuan Undang-Undang, Peraturan dan KMK yang berkaitan dengan penentuan premi asuransi dan ada kendala dalam memenuhi ketentuan yang berkaitan dengan risiko dan profil kerugian sebagai dasar untuk pengaturan premi.

Pada tanggal 8 September 1992, semua Anggota sektor asuransi umum DAI menandatangani Perjanjian Bersama (ICA) dari Tarif Premi Asuransi Kebakaran - tetapi ICA tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Pada tahun 1996, sektor asuransi umum Anggota DAI kembali ditandatangani sebagai revisi ICA ICA 1992 yang diharapkan dapat meningkatkan kondisi persaingan harga yang semakin parah.

BPPDAN dibuat oleh Notaris Miriam Magdalene Indrani Wiardi SH berdasarkan Perjanjian Antar Perusahaan (ICA 1992).

ICA 1992 adalah kesepakatan bersama antara anggota sektor DAI Kerugian Tarif Premi Asuransi Kebakaran Indonesia. Saling setuju dan dihadiri oleh 91 perusahaan yang menandatangani Asuransi dan Perusahaan Reasuransi 3 pada 8 September 1992.

Keputusan yang diambil dalam Perjanjian Kolektif adalah sebagai berikut:

  1. Tarif premi terapan yang jumlahnya paling sedikit 60% untuk Risiko Industri dan 80% untuk Risiko Non Industri Tarif Kebakaran yang diasuransikan Indonesia disiapkan dan diterbitkan oleh DAI melalui no. 263. / DAI / 89 tanggal 27 Maret 1989.
  2. Ketentuan di atas (1), hanya berlaku untuk objek dengan cakupan hingga USD. 75.000.000,00 per risiko dan untuk benda yang lebih besar dari USD. 75.000.000,00 adalah laporan.
  3. Kebijakan dan klausul yang berlaku adalah Kebijakan Kebakaran Standar Indonesia dan mengatur klausa DAI.
  4. Untuk kebijakan Tertanggung Industri / Properti / Komersial Semua Risiko Semua Risiko akan menerapkan DAI tertentu.
  5. Semua pihak dalam perjanjian ini telah setuju untuk membentuk pusat bersama dengan tujuan mengumpulkan data statistik informasi yang akurat untuk keperluan Biro Tarif.
  6. Untuk melaksanakan tujuan yang dimaksud pada poin 5. kemudian dibentuk Badan Pusat Data Manajemen Asuransi Nasional yang tugas utamanya adalah membantu dan membiayai Biro Tarif. Dewan Manajemen Pusat Data ditunjuk oleh pertemuan Anggota Asuransi Nasional Kerugian DAI sektor. Semua anggota sektor DAI sesi diperlukan untuk memberikan kerugian statistik 2,5% tetapi tidak lebih besar USD. 500.000,00 setiap penutupan risiko untuk BPPDAN yang dapat ditinjau setiap saat. Untuk komisi reasuransi saat ini sebesar 20%.
  7. Tugas dan kewajiban BPPDAN sebagai berikut:
    • Menciptakan statistik untuk tingkat pembuatan.
    • Melakukan pengawasan terhadap pelanggaran kebijakan penggunaan pertama dan / atau klausa dan tingkat pelanggaran.
    • Mengumpulkan dan mempelajari kasus-kasus yang timbul sehubungan dengan penggunaan kebijakan dan atau klausul-klausulanya dan melaporkannya ke DAI. Dengan ICA pada tahun 1992, sesi statistik wajib pada 2,5% tetapi tidak lebih dari USD. 500.000,00 ke BPPDAN dan menjalankan s / d pada tahun 1996.

 

Kirim Pesan

Your message was successfully sent!