Topics

Other News

04 March 2026

Pengumuman Tender Penyeleggara Jasa Asuransi Kesehatan Tahun 2026-2027

Read More
09 February 2026

Risiko Kebencanaan Hidrometeorologi di Indonesia Harus Jadi Momentum Perkuat Ketahanan Asuransi

Read More
09 February 2026

Warm Hearts dengan Big Impact: Natalan ala Indonesia Re Group 2025

Read More

Prinsip-Prinsip dalam Menganalisis Kelayakan Kredit

Analisis kredit mengandung pengertian penilaian kredit dalam segala aspek, baik keuangan maupun non-keuangan. Menurut Lukman Dendawijaya (2005:88), analisis kredit adalah suatu proses dengan menggunakan pendekatan-pendekatan dan rasio-rasio keuangan untuk menentukan kebutuhan kredit yang wajar. Tujuan utama analisis permohonan kredit adalah untuk memperoleh keyakinan apakah calon debitur mempunyai kemauan dan kemampuan memenuhi kewajibannya secara tertib, baik pembayaran pokok pinjaman maupun bunganya, sesuai dengan kesepakatan yang telah ditetapkan. Analisis kelayakan kredit dapat menjadi hal yang sangat penting untuk mencegah berbagai macam kemacetan dan risiko kredit lainnya.

Read More
33772
11 Dec 2016

Retensi

Dalam penyusunan program reasuransi, langkah pertama yang penting untuk dilakukan adalah penentuan retensi. Retensi dapat didefinisikan sebagai: ”The amount of Sum Insured which a ceding company retains for its own net account on a particular risk or in the event of a catastrophic event affecting several risk at the same time”, OR “The amount that Company can, and wants, to put at stake for its own account when underwriting a single or a group of risk”

Read More
13641
11 Dec 2016

Kondisi Ekonomi, Politik, dan Permintaan terhadap Asuransi

Sektor perasuransian sebagai bagian dari sektor jasa keuangan memiliki peran yang strategis dalam penciptaan kestabilan ekonomi melalui aspek pengelolaan risiko. Perekonomian Indonesia sebagaimana perekonomian di Negara-Negara lainnya tidak dapat terlepas dari risiko. Apabila dampak dari terjadinya risiko tersebut tidak dikendalikan dengan baik, maka dapat menyebabkan perekonomian menjadi tidak stabil, terguncang, serta kerugian yang besar bagi pelaku ekonomi. Melalui sektor perasuransian, para pelaku ekonomi dapat memindahkan sebagian atau seluruh potensi risiko yang dimiliki, sehingga aktivitas ekonomi tetap berjalan dengan stabil saat terjadi peristiwa yang menimbulkan kerugian bagi pelaku ekonomi.

Read More
20213
11 Dec 2016

Accounting & Finance

Dampak Penerapan PSAK 24 pada Laporan Keuangan Perusahaan Tahun 2015

PSAK 24 revisi 2015 ini merevisi PSAK sebelumnya yaitu PSAK 24 revisi 2010. Sebagai informasi pada tahun 1994 PSAK ini hanya mengatur Akuntansi Biaya Manfaat Pensiun, lalu mengalami beberapa perubahan yaitu tahun 2006, 2010 hingga 2013. Perubahan PSAK 2013 ini tidak berbeda dengan alasan perubahan PSAK lainnya yaitu untuk melanjutkan konsistensi Dewan Standar Akuntansi Keuangan yang mengadopsi IFRS/IAS. Setiap ada perubahan dari IFRS/IAS maka PSAK yang terkait juga akan mengalami perubahan, khususnya IAS 19 yang menjelaskan tentang Employee Benefit. Ada dua hal yang membedakan dengan IAS 19 yaitu mengenai tanggal efektif dengan meniadakan penerapan dini untuk menjaga keselarasan dengan PSAK lain yang terkena dampak perubahan serta amandemen penghilangan paragraf IAS 19 yang tidak dilakukan karena tidak relevan dengan PSAK.

Read More
32238
11 Dec 2016

Claim & Clause

Studi Kasus Klaim Pada Jenis Pertanggungan Personal Accident

Ketika pemegang polis atau ahli waris menyampaikan pengajuan klaim ini tentunya hal-hal yang perlu dilengkapi/diserahkan sebagai lampiran bukti pengajuan klaim adalah berkas-berkas ‘standard’ yang menjadi persyaratan seperti: polis asli, pembayaran premi terakhir, formulir pengajuan klaim yang telah diisi secara lengkap, copy KTP tertanggung dan ahli waris, copy dokumen yang menjelaskan hubungan tertanggung dan ahli waris (misal: kartu keluarga, dan yang lainnya), surat keterangan dokter/rumah sakit jika tertanggung sempat diantar ke dokter/rumah sakit serta akta kematian asli. Sesuai dengan situasi dan kondisi kasusnya, maka perlu juga dimintakan dokumen lainnya guna lebih menjelaskan claim profile tersebut secara historical.

Read More
12509
11 Dec 2016

Tinjauan Asuransi Mikro di Indonesia

Asuransi Mikro adalah asuransi yang diperuntukkan bagi masyarakat dengan penghasilan rendah, dengan premi yang lebih rendah dan pada umumnya coverage pertanggungan lebih sempit dari asuransi tradisional. Menurut kepala eksekutif Industri Keuangan Non Bank, Firdaus Djaelani, kategori pendapatan rendah yang berhak mendapatkan Asuransi Mikro adalah seseorang dengan pendapatan tidak lebih dari 2,5 juta rupiah per tahun.

Read More
7374
10 Dec 2016

Rokok Elektronik: Penolong dari Ketergantungan atau Alternatif Baru Merokok?

Rokok elektronik pertama kali populer sekitar 10 tahun yang lalu. Rokok elektronik, diharapkan menjadi sebuah alternatif untuk menurunkan risiko bahaya zat kimia pada asap rokok. Rokok elektronik dianggap sebagai alat penolong bagi mereka yang kecanduan rokok supaya berhenti merokok. Alat ini dipasarkan sebagai alternatif yang diklaim lebih aman dari produk tembakau biasa. Bahkan produsen rokok elektronik berani untuk memasang label HEALTH pada kemasannya. Namun, hingga kini masih menjadi perdebatan apakah rokok elektronik aman dan memiliki risiko kesehatan yang lebih rendah dari rokok konvensional.

Read More
11871
10 Dec 2016

Riset Pemerintah untuk Asuransi Kesehatan di Indonesia

Perkembangan industri asuransi kesehatan membuat para pelaku product development Asuransi Jiwa dan Asuransi Umum di Indonesia membutuhkan hasil riset dan analisa statistika yang aktual dan merepresentasikan kondisi target pasarnya. Seminar di dalam dan luar negeri, sharing knowledge dari perusahaan reasuransi, guideline dari regional office, dll merupakan beberapa alternatif yang dilakukan masing-masing perusahaan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan

Read More
22034
10 Dec 2016

Big Data Dalam Asuransi Jiwa

Banyak orang mengatakan bahwa Big Data dalam artian sederhana adalah sekumpulan data yang besar, akan tetapi jika ditelaah lebih lanjut Big Data mempunyai pengertian yang lebih dari itu. Gartner Inc

Read More
9356
10 Dec 2016

Infectious Disease Exclusion Clause (LSW 1191)

Infectious disease exclusion clause adalah salah satu klausula yang terdapat pada exclusions kontrak treaty. Klausula ini sebagai respon atas terjadinya penyebaran penyakit avian flu (Flu burung).

Read More
14491
10 Dec 2016

Claim & Clause

Pre-existing Condition, Pelaksanaannya Kini, Apakah Sudah Sesuai?

Persaingan bisnis pada industri asuransi bukan hanya bersaing pada tingkat harga dan pelayanan, tetapi juga bergeser pada pelepasan aturan dan klausula. Pelepasan ini menandakan bahwa pasar mulai mengarah pada pasar yang lebih liberal, dan bukan lagi konservatif atau moderate. Banyaknya klausula yang diminta untuk dihapuskan oleh pemegang polis dan atau tertanggung pada sebuah polis saat ini terlihat jelas dan sangat dirasakan. Salah satu klausula tersebut adalah pre-existing condition.

Read More
16271
10 Dec 2016

Accounting & Finance

Implementasi PSAK 65

Pada tahun 2013 Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikantan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) telah mengesahkan empat PSAK baru, salah satunya adalah PSAK 65 yang akan berlaku efektif pada 1 Januari 2015, dan pada tahun 2014 telah diterbitkan PSAK 65 penyesuaian 2014.

Read More
32828
10 Dec 2016

Galeri Video

02 January 2026

Healthy People, Strong Company: Well-Being ala Indonesia Re

02 January 2026

Market Insight & Treaty Outlook 2026

02 January 2026

Integrity Talk Series: Integritas dan Kepatuhan, Fondasi Reputasi dan Keberlanjutan Organisasi

Read More >

Reinfokus

14 October 2025

ReINFOKUS Edisi 2025

29 October 2024

ReINFOKUS Edisi September 2024

Read More >

IIC Summary

26 September 2025

IIC 2025 - Conference Summary

29 September 2025

IIC 2024 - Conference Summary

03 October 2025

IIC 2023 - Conference Summary

29 September 2025

IIC 2022 - Conference Summary