Reasuransi Jiwa
Reasuransi Umum
Flu selama ini kerap dianggap sebagai penyakit ringan yang bisa sembuh dengan istirahat dan obat sederhana, namun perkembangan ilmu kesehatan global menunjukkan influenza tidak selalu sesederhana itu. Dalam beberapa tahun terakhir, istilah super flu mulai sering digunakan untuk menggambarkan varian virus influenza yang bermutasi dan menimbulkan dampak yang jauh lebih serius. Munculnya super flu membuka ruang refleksi yang lebih luas mengenai pentingnya strategi mitigasi risiko kesehatan yang bersifat preventif dan protektif, termasuk melalui edukasi asuransi kepada masyarakat.
SelengkapnyaDalam beberapa dekade terakhir, dunia kesehatan global menghadapi tantangan yang semakin kompleks akibat munculnya berbagai penyakit infeksi baru (emerging infectious diseases), salah satu yang menjadi perhatian serius adalah Virus Nipah.
SelengkapnyaDinamika harga komoditas membawa tantangan baru bagi asuransi pengangkutan barang, khususnya terkait risiko moral hazard dan pengelolaan underwriting.
SelengkapnyaDi tengah dorongan transisi global menuju energi hijau, pilihan teknologi kendaraan tanpa emisi menjadi perdebatan yang semakin relevan. Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) atau kendaraan berbasis hidrogen mulai diposisikan sebagai alternatif.
SelengkapnyaDalam era media digital yang bergerak cepat, satu insiden kebocoran data dapat mengguncang kepercayaan publik, memicu intervensi regulator, dan merusak reputasi perusahaan. Penerapan Pelindungan Data Pribadi (PDP) lebih dari sekadar aspek kepatuhan, tetapi sebagai pelindung dan instrument mitigasi risiko terhadap privasi dan keamanan seluruh pelaku di industri perasuransian nasional.
SelengkapnyaEmas dikenal sebagai instrument investasi dengan risiko paling rendah yang berhasil memberikan imbal hasil yang paling tinggi dalam dinamika pasar keuangan global lima tahun terakhir. Bagaimana peluang investasi dimasa depan? Apakah emas sebagai safe heaven masih dapat memberikan imbal hasil yang lebih besar dibandingkan asset dengan risiko yang lebih tinggi?
SelengkapnyaUntuk memecahkan sebuah masalah, terdapat metode yang menggabungkan beberapa metode pendekatan, yaitu dengan menggunakan teori Six Thingking Hat dimana pemecahan permasalahan dilakukan dengan cara berfikir inovatif, kritis dan kreatif.
SelengkapnyaDilansir dari Center for Disease Control and Prevention (CDC), Hantavirus merupakan keluarga virus yang dapat menyebabkan penyakit serius dan kematian. Apakah sebenarnya Hantavirus itu, dan mengapa virus tersebut harus kita waspadai?
SelengkapnyaMengelola manajemen risiko operasional Perusahaan yang efektif bukan hanya soal menggunakan satu alat saja, tapi menggabungkan beberapa instrumen yang saling melengkapi. Tiga pilar penting yang menjadi dasar dalam mengenali, menganalisis, dan mengelola risiko operasional adalah RCSA, LED, dan KRI.
SelengkapnyaFlu selama ini kerap dianggap sebagai penyakit ringan yang bisa sembuh dengan istirahat dan obat sederhana, namun perkembangan ilmu kesehatan global menunjukkan influenza tidak selalu sesederhana itu. Dalam beberapa tahun terakhir, istilah super flu mulai sering digunakan untuk menggambarkan varian virus influenza yang bermutasi dan menimbulkan dampak yang jauh lebih serius. Munculnya super flu membuka ruang refleksi yang lebih luas mengenai pentingnya strategi mitigasi risiko kesehatan yang bersifat preventif dan protektif, termasuk melalui edukasi asuransi kepada masyarakat.
SelengkapnyaDalam beberapa dekade terakhir, dunia kesehatan global menghadapi tantangan yang semakin kompleks akibat munculnya berbagai penyakit infeksi baru (emerging infectious diseases), salah satu yang menjadi perhatian serius adalah Virus Nipah.
SelengkapnyaDinamika harga komoditas membawa tantangan baru bagi asuransi pengangkutan barang, khususnya terkait risiko moral hazard dan pengelolaan underwriting.
SelengkapnyaDi tengah dorongan transisi global menuju energi hijau, pilihan teknologi kendaraan tanpa emisi menjadi perdebatan yang semakin relevan. Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) atau kendaraan berbasis hidrogen mulai diposisikan sebagai alternatif.
SelengkapnyaDalam era media digital yang bergerak cepat, satu insiden kebocoran data dapat mengguncang kepercayaan publik, memicu intervensi regulator, dan merusak reputasi perusahaan. Penerapan Pelindungan Data Pribadi (PDP) lebih dari sekadar aspek kepatuhan, tetapi sebagai pelindung dan instrument mitigasi risiko terhadap privasi dan keamanan seluruh pelaku di industri perasuransian nasional.
SelengkapnyaEmas dikenal sebagai instrument investasi dengan risiko paling rendah yang berhasil memberikan imbal hasil yang paling tinggi dalam dinamika pasar keuangan global lima tahun terakhir. Bagaimana peluang investasi dimasa depan? Apakah emas sebagai safe heaven masih dapat memberikan imbal hasil yang lebih besar dibandingkan asset dengan risiko yang lebih tinggi?
SelengkapnyaUntuk memecahkan sebuah masalah, terdapat metode yang menggabungkan beberapa metode pendekatan, yaitu dengan menggunakan teori Six Thingking Hat dimana pemecahan permasalahan dilakukan dengan cara berfikir inovatif, kritis dan kreatif.
SelengkapnyaDilansir dari Center for Disease Control and Prevention (CDC), Hantavirus merupakan keluarga virus yang dapat menyebabkan penyakit serius dan kematian. Apakah sebenarnya Hantavirus itu, dan mengapa virus tersebut harus kita waspadai?
SelengkapnyaMengelola manajemen risiko operasional Perusahaan yang efektif bukan hanya soal menggunakan satu alat saja, tapi menggabungkan beberapa instrumen yang saling melengkapi. Tiga pilar penting yang menjadi dasar dalam mengenali, menganalisis, dan mengelola risiko operasional adalah RCSA, LED, dan KRI.
SelengkapnyaJl. Salemba Raya No.30
Jakarta Pusat 10430
Indonesia
T : 62-21 3920101
E : cosecretary@indonesiare.co.id