16 September 2026
84
Reasuransi Jiwa
Zika Virus, Travel Warning, dan Travel Insurance
Bali merupakan salah satu destinasi wisata utama dunia dengan tingkat mobilitas wisatawan yang tinggi. Pada 7 Agustus 2026, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat menerbitkan Travel Health Notice Level 2—Practice Enhanced Precautions—terkait Virus Zika di Indonesia. Pemberitahuan tersebut diterbitkan setelah dilaporkannya kasus infeksi Virus Zika pada pelaku perjalanan yang kembali dari Bali. CDC mengimbau seluruh wisatawan yang berkunjung ke Bali untuk meningkatkan pencegahan terhadap gigitan nyamuk dan transmisi seksual selama maupun setelah perjalanan.
Namun, Travel Health Notice tersebut perlu dibaca bersama dengan informasi dari otoritas kesehatan Indonesia. Kementerian Kesehatan RI, melalui Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, menyatakan bahwa hingga 10 Agustus 2026 belum terdapat laporan kasus Zika yang terdeteksi di Provinsi Bali. Pada saat yang sama, Indonesia juga belum menerima notifikasi melalui mekanisme International Health Regulations (IHR) dari negara-negara yang disebut berkaitan dengan kasus pada pelaku perjalanan tersebut. Dinas Kesehatan Provinsi Bali selanjutnya turut menyampaikan bahwa sampai 24 Agustus 2026 belum ditemukan kasus positif Zika di Bali.
Perbedaan informasi tersebut tidak serta-merta menunjukkan adanya kontradiksi informasi. Pernyataan CDC berbasis pada kasus yang terdiagnosis di negara asal setelah pelaku perjalanan kembali dari Bali, sedangkan pernyataan Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Bali merujuk pada hasil deteksi serta pelaporan kasus di dalam negeri.
Riwayat perjalanan dapat mengindikasikan kemungkinan lokasi paparan, tetapi belum dengan sendirinya menjadi konfirmasi epidemiologis mengenai transmisi lokal di Bali. Karena sebagian besar infeksi Zika tidak bergejala atau hanya menimbulkan gejala ringan, kewaspadaan, surveilans, pertukaran informasi lintas negara, dan verifikasi epidemiologis tetap diperlukan untuk memperoleh gambaran risiko yang lebih utuh.
Informasi tersebut kembali mengingatkan bahwa perjalanan tidak hanya mengandung risiko keterlambatan penerbangan, kehilangan bagasi, atau kecelakaan, tetapi juga paparan penyakit menular. Dalam konteks ini, kesiapan kesehatan, pemahaman terhadap pemberitahuan perjalanan, dan pemilihan travel insurance atau asuransi perjalanan yang tepat menjadi bagian penting dari manajemen risiko perjalanan.
Apa itu Virus Zika?
Sebelum beralih ke travel warning dan travel insurance, mari kita menyegarkan pengetahuan kita terlebih dahulu akan Virus Zika.
Virus Zika terutama ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, yaitu jenis nyamuk yang juga dapat menyebarkan demam dengue, demam berdarah dengue, dan chikungunya. Selain melalui transmisi tersebut, virus ini juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual serta dari perempuan hamil kepada janinnya.
Sebagian besar orang yang terinfeksi tidak mengalami gejala atau hanya menunjukkan gejala ringan. Gejala yang dapat muncul antara lain demam, ruam kulit, sakit kepala, nyeri sendi dan otot, serta konjungtivitis atau mata merah. Pada umumnya, gejala-gejala tersebut berlangsung selama beberapa hari hingga sekitar satu minggu.
Meskipun penyakitnya cenderung ringan pada sebagian besar orang, infeksi Zika yang terjadi pada wanita hamil perlu mendapatkan perhatian khusus karena dapat menyebabkan kelainan bawaan serius pada janin dan berhubungan dengan berbagai komplikasi kehamilan. Dalam kasus yang jarang terjadi, infeksi Zika juga dapat menimbulkan komplikasi neurologis seperti Guillain-Barré syndrome.
Saat ini belum tersedia vaksin maupun obat antivirus khusus untuk mencegah atau mengobati infeksi Virus Zika. Penanganan dari pasien sendiri lebih bersifat suportif yang juga umum untuk diberikan kepada pasien infeksi virus lainnya, antara lain melalui istirahat, kecukupan cairan, dan pengobatan gejala berdasarkan arahan tenaga medis.
Karena belum terdapat vaksin untuk Zika, pencegahan gigitan nyamuk menjadi langkah perlindungan utama. Wisatawan yang akan bepergian ke daerah endemik Virus Zika ataupun masyarakat yang tinggal di daerah endemik direkomendasikan untuk menggunakan repelan antinyamuk sesuai petunjuk pemakaian; mengenakan pakaian berlengan panjang dan celana panjang, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan; memilih akomodasi dengan pendingin udara, kasa jendela, atau perlindungan lain dari nyamuk; menggunakan kelambu apabila tempat beristirahat tidak memiliki perlindungan yang memadai; mengurangi tempat penampungan air yang dapat menjadi lokasi berkembang biaknya nyamuk; serta mengikuti rekomendasi pencegahan transmisi seksual selama dan setelah perjalanan.
Wisatawan yang sedang hamil, merencanakan kehamilan, atau memiliki pasangan yang sedang hamil sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan perjalanan. Hal ini penting karena Virus Zika dapat ditularkan melalui hubungan seksual, termasuk oleh seseorang yang terinfeksi namun tidak menunjukkan gejala.
Memahami Status Travel Health Notice dari CDC
CDC membagi Travel Health Notice ke dalam empat tingkat berdasarkan besarnya risiko kesehatan dan ketersediaan langkah pencegahan. Pertama adalah Level 1—Practice Usual Precautions yang berarti wisatawan dapat melakukan perjalanan dengan menjalankan kewaspadaan kesehatan standar. Kedua adalah Level 2—Practice Enhanced Precautions yang menunjukkan perlunya tindakan pencegahan tambahan atau adanya kelompok tertentu yang menghadapi risiko lebih tinggi. Ketiga adalah Level 3—Reconsider Nonessential Travel yang meminta wisatawan mempertimbangkan kembali perjalanan yang tidak mendesak karena risiko kesehatan cukup tinggi dan pilihan pencegahannya terbatas. Sementara itu, Level 4—Avoid All Travel merupakan tingkat tertinggi yang dikeluarkan ketika CDC sangat merekomendasikan untuk menghindari seluruh perjalanan karena terdapat risiko kesehatan ekstrem dan langkah perlindungan yang memadai belum tersedia.
Berdasarkan kategori tersebut, status Zika di Bali pada Level 2 pada dasarnya bukan merupakan larangan perjalanan, tetapi sebuah travel health notice alias imbauan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi kelompok rentan yang berisiko mengalami gejala berat atau komplikasi apabila mengalami infeksi Virus Zika, seperti perempuan hamil dan mereka yang sedang merencanakan kehamilan. Status ini pada dasarnya meminta wisatawan untuk menerapkan langkah pencegahan yang lebih ketat, dengan detail rekomendasi yang dapat berbeda sesuai profil risiko masing-masing wisatawan.
CDC secara khusus merekomendasikan agar perempuan hamil menghindari perjalanan ke wilayah yang sedang memiliki active Zika Travel Health Notice. Apabila perjalanan tidak dapat dihindari, pencegahan terhadap gigitan nyamuk dan transmisi seksual perlu dilakukan secara disiplin.
Dengan demikian, keputusan perjalanan tidak seharusnya hanya didasarkan pada ada atau tidaknya peringatan, tetapi juga mempertimbangkan kondisi kesehatan dan kehamilan, tujuan serta urgensi perjalanan, durasi dan lokasi kegiatan, kemampuan menerapkan langkah pencegahan, serta ketersediaan fasilitas kesehatan di destinasi.
Apakah Travel Insurance Dapat Dimanfaatkan Dalam Hal Ini?
Travel insurance merupakan instrumen untuk mengalihkan sebagian dampak finansial dari risiko yang tidak terduga selama perjalanan. Namun, kepemilikan polis tidak serta-merta berarti bahwa seluruh risiko yang berkaitan dengan Virus Zika atau suatu travel warning otomatis dijamin.
Bergantung pada ketentuan masing-masing produk, travel insurance dapat menyediakan manfaat seperti:
- Biaya medis darurat
Perlindungan dapat mencakup biaya konsultasi, pemeriksaan, obat-obatan, perawatan rumah sakit, atau tindakan medis darurat apabila tertanggung jatuh sakit selama perjalanan. Penjaminan asuransi tetap bergantung pada diagnosis, batas manfaat, wilayah pertanggungan, serta syarat dan pengecualian polis.
- Evakuasi dan repatriasi medis
Apabila fasilitas kesehatan di lokasi perjalanan tidak memadai, beberapa produk asuransi dapat menanggung pemindahan ke fasilitas yang lebih sesuai. Keputusan evakuasi biasanya harus didasarkan pada kebutuhan medis dan dikoordinasikan dengan layanan bantuan perusahaan asuransi.
- Pembatalan atau perubahan perjalanan
Manfaat ini dapat berlaku apabila perjalanan harus dibatalkan atau dipersingkat karena sebab yang secara tegas dijamin pada polis, misalnya kondisi medis serius yang telah dikonfirmasi dokter. Kekhawatiran untuk bepergian atau terbitnya imbauan perjalanan saja belum tentu menjadi alasan klaim yang dijamin.
- Layanan bantuan darurat
Fasilitas travel assistance dapat membantu wisatawan menemukan rumah sakit, memperoleh rujukan medis, mengatur evakuasi, atau berkomunikasi dengan penyedia layanan kesehatan di luar domisili.
Hal yang penting untuk diperhatikan adalah meskipun kita telah memiliki polis travel insurance, tidak semua risiko yang terjadi selama perjalanan otomatis akan dijamin oleh polis tersebut. Dalam lingkup asuransi, persetujuan atas suatu klaim ditentukan oleh isi kontrak pertanggungan, bukan hanya oleh bukti adanya kerugian.
Oleh karena itu, sebelum membeli polis travel insurance, terdapat beberapa hal yang harus kita perhatikan, di antaranya adalah apakah pada polis itu terdapat pengecualian untuk penyakit menular, wabah, epidemi, atau pandemi; apakah terdapat pengecualian untuk kondisi yang telah ada sebelumnya (pre-existing condition); apakah terdapat pengecualian khusus terkait kehamilan dan komplikasinya; apakah polis juga menjamin pembatalan perjalanan akibat travel advisory; dokumen apa saja yang diperlukan untuk pengajuan klaim; serta apa saja tindakan medis yang dapat dijamin pada polis tersebut.
Kita juga harus melihat apakah waktu pembelian polis juga dapat memengaruhi pertanggungan. Setelah suatu wabah atau peringatan perjalanan diumumkan kepada publik, risiko tersebut dapat dikategorikan sebagai peristiwa yang telah diketahui atau known event. Pada kondisi tersebut, polis yang baru dibeli mungkin tidak akan menjamin klaim tertentu yang secara langsung timbul dari peristiwa tersebut.
Setelah memilih dan membeli polis travel insurance, wisatawan dapat menerapkan beberapa tahapan pendekatan berikut agar perlindungan tidak berhenti pada kepemilikan polis:
- Sebelum keberangkatan
Wisatawan sangat disarankan untuk selalu memeriksa informasi kesehatan terbaru dari otoritas resmi. Apabila wisatawan sedang mengandung, sedang menjalani program kehamilan, atau memiliki kondisi rentan tertentu, maka sangat direkomendasikan untuk melakukan konsultasi dengan dokter.
Wisatawan yang telah memiliki polis travel insurance sangat direkomendasikan untuk membaca secara mendetail ringkasan manfaat, limit manfaat, serta pengecualian dari polis tersebut. Pastikan juga polis travel insurance telah sesuai dengan kebutuhan wisatawan, mulai dari cakupan lokasi, plafon biaya medis, nama dan lokasi fasilitas medis yang menjadi mitra perusahaan asuransi, serta kebutuhan evakuasi apabila diperlukan.
- Selama perjalanan
Meskipun telah memiliki polis travel insurance, wisatawan tetap direkomendasikan untuk menerapkan perlindungan yang diperlukan. Dalam hal mengantisipasi infeksi Virus Zika, wisatawan direkomendasikan untuk melindungi diri dari gigitan nyamuk, misalnya, dengan menggunakan pakaian berlengan panjang dan menggunakan lotion anti-nyamuk.
Apabila selama perjalanan wisatawan merasakan adanya suatu gejala penyakit, wisatawan dapat menghubungi kontak perusahaan asuransi, atau langsung menuju ke lokasi fasilitas medis yang menjadi mitra perusahaan asuransi. Wisatawan juga direkomendasikan untuk tetap menyimpan laporan medis, invoice, dan bukti pembayaran yang dilakukan, terutama apabila penjaminan asuransi dilakukan secara reimbursement.
- Setelah perjalanan
Setelah kembali dari perjalanan, wisatawan tetap harus memantau kondisi kesehatannya, terutama apabila muncul gejala yang terkait dengan penyakit yang menjadi endemik pada destinasi perjalanannya. Dalam hal ini, wisatawan juga harus jeli dalam melihat ketentuan durasi penjaminan polis, misalnya, apakah polis akan tetap aktif setelah tujuh hari atau empat belas hari perjalanan.
Apabila sekiranya wisatawan mengalami gejala penyakit dan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan, jangan lupa untuk menginformasikan secara mendetail riwayat perjalanan dan aktivitas selama perjalanan tersebut agar tenaga medis dapat menegakkan diagnosis yang sesuai.
Pada akhirnya, pemberitahuan CDC mengenai infeksi Virus Zika di Bali tidak semestinya menimbulkan kepanikan berlebih, tetapi perlu dipandang sebagai informasi risiko yang mendukung pengambilan keputusan. Status Level 2 menekankan peningkatan kewaspadaan dan langkah pencegahan, dengan perhatian khusus bagi perempuan hamil, pasangan ibu hamil, serta mereka yang sedang merencanakan kehamilan.
Perjalanan yang aman membutuhkan kombinasi antara literasi kesehatan, perilaku pencegahan, kesiapan menghadapi keadaan darurat, dan perlindungan finansial yang sesuai. Travel insurance dapat menjadi bagian penting dari strategi tersebut, sepanjang wisatawan memahami bahwa cakupan perlindungan ditentukan oleh manfaat, batasan, dan pengecualian dalam polis.
Bagi industri perasuransian, perkembangan seperti peringatan terkait Virus Zika juga menegaskan pentingnya pemantauan risiko kesehatan global, pengembangan produk yang responsif, komunikasi polis yang transparan, serta pengelolaan akumulasi risiko perjalanan secara prudent. Dengan demikian, travel insurance tidak hanya berfungsi sebagai kompensasi setelah kerugian terjadi, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem perjalanan yang lebih sadar risiko, adaptif, dan resilien.
***
Artikel
- Inflasi Medis dan Masa Depan Asuransi Kesehatan Indonesia
29 Jul 2026
1505 kali
- Campak Kembali Mengancam: Tren Insidensi di Indonesia dan Potensi Wabah di Masa Mendatang
27 Mar 2026
3933 kali
- Bencana Banjir: Apakah Kerugiannya Hanya Berdampak pada Asuransi Umum Saja?
13 Mar 2026
2608 kali
- Ketika Influenza Berevolusi: Super Flu dan Tantangan Sistem Kesehatan
20 Feb 2026
2534 kali
- Virus Nipah: Ancaman Penyakit Emerging yang Harus Diwaspadai dan Pentingnya Perlindungan Asuransi Kesehatan
13 Feb 2026
2256 kali
- Urgensi dan Implementasi Pelindungan Data Pribadi (PDP) di Industri Asuransi Jiwa dan Kesehatan
11 Dec 2025
2995 kali
- Mengenal Hantavirus
29 Oct 2025
4157 kali
- Mengenal Diabetes Mellitus Type 5
04 Sep 2025
3910 kali
- Waspada Antraks Menjelang Idul Adha
02 Jun 2025
4323 kali
- Strategi Indonesia dalam Menghadapi Era Ageing Population
21 Apr 2025
21234 kali
- Mengenal Photokeratitis: Ketika Matahari Menyebabkan Dampak Negatif Pada Mata
12 Mar 2025
9634 kali
- Memahami Perubahan Aturan BPJS Kesehatan Serta Pengaruhnya Terhadap Industri Perasuransian Nasional
28 Feb 2025
47754 kali
- Waspada Peningkatan Kasus HMPV di China
08 Jan 2025
21202 kali
- Lonjakan Kasus Pertussis di Singapore: Akankan Menjadi Wabah Baru di Indonesia?
06 Jan 2025
11609 kali
- InsurTech: A Growing Synergy Between Insurance, Technology, and Healthcare
13 Sep 2024
13075 kali
- Sepak Terjang Streptococcal Toxic Shock Syndrome (STSS)
09 Jul 2024
12349 kali
- Pengaruh Penggunaan Proton Pump Inhibitor terhadap Gangguan Kandung Empedu
27 Jun 2024
14599 kali
- Mengenal ‘Disease X’, The Future Next Pandemic?
06 May 2024
12844 kali
- Vertigo dan Meniere’s Disease
02 Apr 2024
10986 kali
- Potensi dan Langkah Mitigasi Bahaya Rokok Elektrik
07 Feb 2024
11927 kali
- Kebangkitan Infeksi Polio di Indonesia
23 Jan 2024
12466 kali
- Mengenal COVID-19 Varian JN.1
22 Dec 2023
10547 kali
- Lonjakan Kasus COVID-19 di Akhir Tahun 2023
20 Dec 2023
10500 kali
- Potret Wabah ‘Pneumonia Misterius’ di Indonesia dan Dunia
07 Dec 2023
12280 kali
- Infeksi HPV, Kanker Cervix, dan Metode Pencegahannya
04 Dec 2023
11647 kali
- Perspektif Kepemilikan Asuransi Penyakit Kritis bagi Kelompok Usia Muda
21 Nov 2023
11109 kali
- Kemunculan Kasus Mpox Kedua: Apakah Berpotensi Menjadi Epidemi Baru di Indonesia?
30 Oct 2023
9434 kali
- Underweight dan Bahaya Kesehatan di Baliknya
10 Oct 2023
14301 kali
- Penggunaan Air Purifier: Apakah Merupakan Solusi Efektif untuk Mengatasi Gangguan Pernapasan akibat Kualitas Udara Buruk?
03 Oct 2023
14990 kali
- Fenomena Peningkatan Insidensi HIV/AIDS pada Ibu Rumah Tangga
12 Jun 2023
16902 kali
- Marburg Virus Disease
24 May 2023
11310 kali
- Sudden Sensorineural Hearing Loss
26 Apr 2023
17120 kali
- Tuberculosis pada Anak
10 Apr 2023
16819 kali
- Flu Burung Clade 2.3.4.4b
28 Mar 2023
18147 kali
- Penerapan Sustainable Development Goals (SDGs) dalam Operasional Industri Perasuransian Nasional
20 Feb 2023
24202 kali
- Memahami Fenomena Bonus Demografi dan Pengaruhnya pada Industri Asuransi Jiwa
26 Jan 2023
38422 kali
- Vaksin Inavac
12 Jan 2023
22565 kali
- Stroke Batang Otak
06 Jan 2023
27661 kali
- Ada Apa dengan China?
28 Dec 2022
18772 kali
- Gonorrhea Superbug
21 Dec 2022
17630 kali
- Crimean-Congo Hemorrhagic Fever
14 Dec 2022
13570 kali
- Vaksin IndoVac
29 Nov 2022
12440 kali
- Cedera Sambaran Petir
24 Nov 2022
14728 kali
- Emboli Paru dan Tragedi Perayaan Halloween di Itaewon
11 Nov 2022
11631 kali
- Covid Subvarian XBB dan XBC
03 Nov 2022
10136 kali
- Fenomena Resistensi Antibiotik dan Infeksi Superbug
26 Oct 2022
12533 kali
- Telaah Fenomena Gagal Ginjal Akut pada Anak
18 Oct 2022
11465 kali
- Penggunaan Kendaraan Listrik dari Perspektif Kesehatan dan Lingkungan
04 Oct 2022
27478 kali
- Zero Covid Policy
22 Sep 2022
11465 kali
- Fenomena Antibody Dependent Enhancement (ADE) pada Sistem Imun
31 Aug 2022
19257 kali
- Mengenal Batuk Berdarah
22 Aug 2022
17107 kali
- Mengenal Virus Langya dan Potensi Emerging Disease
12 Aug 2022
8687 kali
- Long Covid dalam Perspektif Asuransi Jiwa dan Kesehatan
05 Aug 2022
8793 kali
- Covid Centaurus
26 Jul 2022
10144 kali
- Menyikapi Penghapusan Ketentuan Waiting Period pada SEOJK PAYDI
11 Jul 2022
11754 kali
- Telaah Ganja Medis sebagai Alternatif Pengobatan
07 Jul 2022
11793 kali
- Ada Apa dengan BA.4 dan BA.5?
24 Jun 2022
9254 kali
- Ramsay-Hunt Syndrome
20 Jun 2022
7858 kali
- Keterkaitan Asma dengan GERD
10 Jun 2022
11255 kali
- Penyakit Virus Hendra
03 Jun 2022
7964 kali
- Mengenal Cacar Monyet
26 May 2022
8166 kali
- Keterkaitan Infeksi Covid dengan Hepatitis Misterius
19 May 2022
8245 kali
- Hepatitis Misterius
19 May 2022
9585 kali
- Serba-Serbi Sakit Pinggang
11 May 2022
10873 kali
- Evidence Based Medicine
22 Apr 2022
27635 kali
- Mewaspadai Potensi Penyakit Ginjal pada Penyintas Covid
07 Apr 2022
8486 kali
- Penyakit Tipes, Penyakit Masyarakat Indonesia
31 Mar 2022
11910 kali
- Menilik Kesiapan Indonesia vs Negara Tetangga Dalam Melangkah Ke Status Endemi
29 Mar 2022
8538 kali
- Riwayat Pandemi Flu Spanyol 1918
16 Mar 2022
19994 kali
- Son of Omicron
09 Mar 2022
7617 kali
- Vaksin Zifivax
22 Feb 2022
11514 kali
- Bahaya Strobo Bagi Kesehatan
15 Feb 2022
14547 kali
- Flurona, Infeksi Apakah Itu?
02 Feb 2022
8969 kali
- Pentingnya Warna Urine Sebagai Indikator Kesehatan
25 Jan 2022
44044 kali
- Spinal Cord Injury
17 Jan 2022
20898 kali
- Mengenal Gerd
03 Jan 2022
13398 kali
- Tentang Varian Omicron
10 Dec 2021
7939 kali
- Mengenal Nyeri Dada
06 Dec 2021
11866 kali
- Mengenal Insomnia dan Sleep Deprivation
29 Nov 2021
28339 kali
- Mental Health Awareness Di Lingkungan Kerja
23 Nov 2021
15267 kali
- Dampak Kemunculan Virus Covid Subvarian Delta Plus
12 Nov 2021
8327 kali
- Pemberian Vaksin Pfizer Pada Anak
29 Oct 2021
10127 kali
- Risiko Myokarditis Pada Penerima Vaksin MRNA
19 Oct 2021
13694 kali
- Pengajuan Asuransi Jiwa dan Kesehatan Bagi Penyintas Covid
06 Oct 2021
8127 kali
- Tentang Varian Mu
28 Sep 2021
8225 kali
- Tentang Vaksin Sputnik-V
15 Sep 2021
8525 kali
- Badai Sitokin pada Penderita Covid
01 Sep 2021
15524 kali
- Vaksin Moderna Di Indonesia
25 Aug 2021
9932 kali
- Amunisi Pandemi Anak Bangsa
09 Aug 2021
8452 kali
- Pemberian Dosis Booster pada Program Vaksinasi Covid di Indonesia
05 Aug 2021
9247 kali
- Telaah Penggunaan Azithromycin dalam Pengobatan COVID-19
28 Jul 2021
15671 kali
- Peranan Vitamin D dalam Imunitas
23 Jul 2021
13311 kali
- Polemik Ivermectin dalam Pengobatan COVID-19
14 Jul 2021
9633 kali
- Peningkatan Kasus COVID-19 pada Anak di Indonesia
28 Jun 2021
9009 kali
- Peranan Varian Mutasi dalam Lonjakan Kasus COVID-19 di Indonesia
18 Jun 2021
8485 kali
- Wacana Sekolah Tatap Muka di Tengah Pandemi COVID-19
14 Jun 2021
12537 kali
- Infeksi Jamur Hitam pada Penderita COVID-19
10 Jun 2021
10047 kali
- Program Vaksinasi Gotong Royong
09 Jun 2021
7347 kali
- Faedah Pemberian Terapi Plasma Konvalesen bagi Penderita COVID-19
04 Jun 2021
10642 kali
- Fenomena Long Covid pada Penyintas
18 May 2021
11625 kali
- Mengenal Varian P1 dari SARS-CoV-2
30 Apr 2021
8007 kali
- Vaksin COVID-19 untuk Ibu Hamil
19 Apr 2021
8366 kali
- Mengenal Varian Trégor
16 Apr 2021
7794 kali
- Multisystem Inflammatory Syndrome In Children (Mis-C)
24 Mar 2021
18297 kali
- Polemik Vaksin Astrazeneca
19 Mar 2021
11428 kali
- Tentang Varian Mutasi B 117 Yang hadir di Indonesia
15 Mar 2021
6620 kali
- Pengembangan Vaksin Covid-19 Di Indonesia
26 Feb 2021
10624 kali
- Rekomendasi Terbaru Kemenkes Untuk Vaksinasi Covid-19
18 Feb 2021
10282 kali
- Proses Pengelolaan Masker Medis Bekas Pakai
15 Feb 2021
8683 kali
- Pandemic Fatigue
11 Feb 2021
8448 kali
- Telaah Imunitas Dalam Disiplin Ilmu Psikoneuroimunologi
01 Feb 2021
13254 kali
- Fakta-Fakta Terkait Kejadian Kematian Penerima Vaksin Pfizer
22 Jan 2021
10055 kali
- Kesiapan Edar Vaksin Sinovac di Indonesia
15 Jan 2021
9790 kali
- Isolasi Mandiri pada COVID-19
08 Jan 2021
9639 kali
- Mengenal Mutasi VUI-202012/01
04 Jan 2021
8137 kali
- Delirium pada Penderita COVID-19
23 Dec 2020
10909 kali
- Wacana Dimulainya Penyelenggaraan Sekolah Tatap Muka Kembali
23 Dec 2020
7376 kali
- Gangguan Pencernaan Pada Kasus Covid-19
22 Dec 2020
12547 kali
- Potensi Terjadinya Cross-Reactive-Immunity Terhadap Individu Yang Belum Terekspos Sars-Cov-2
21 Dec 2020
8804 kali
- Mengenal Vaksin Pfizer
27 Nov 2020
14590 kali
- Klorokuin Dalam Pengobatan Covid-19
20 Nov 2020
9537 kali
- Dominasi Klaster Perkantoran Pada Pandemi COVID-19
20 Nov 2020
9011 kali
- Risiko Transmisi Covid-19 Dalam Penerbangan
17 Nov 2020
9401 kali
- Antibody Dependent Enhancement
02 Nov 2020
16791 kali
- Mengenal Herd Immunity
24 Jul 2020
10030 kali
- Mungkinkah COVID-19 terjadi pada hewan?
20 Jul 2020
9194 kali
- Virus Flu Babi G4 EA H1N1, Akankan Menjadi Pandemi Baru Di Tahun Ini ?
03 Jul 2020
9538 kali
- Penggunaan Masker Dalam Kehidupan ‘Normal Baru’
26 Jun 2020
9466 kali
- Kilas Balik Penanganan COVID-19 di Indonesia
28 May 2020
9405 kali
- COVID-19 dan Penyakit Kardiovaskular
11 May 2020
8765 kali
- Proses Pembuatan Vaksin
05 May 2020
103803 kali
- COVID-19 dan Demam Dengue
28 Apr 2020
9440 kali
- Mitos dan Fakta tentang COVID-19
23 Mar 2020
8679 kali
- Menangani Gigitan Ular
02 Mar 2020
14478 kali
- Mengenal GERD
24 Feb 2020
12439 kali
- Serba-Serbi Jamu
17 Feb 2020
9699 kali
- Mengoptimalkan Kekebalan Tubuh
10 Feb 2020
8180 kali
- 2019 - Novel Coronavirus
28 Jan 2020
9151 kali
- Vegan vs Vegetarian
20 Jan 2020
10815 kali
- Banjir, Penyakit Pes, dan Leptospirosis
13 Jan 2020
17441 kali
- Serba-Serbi Vitamin D
06 Jan 2020
7737 kali
- Hyperventilation Syndrome
30 Dec 2019
32492 kali
- Pentingnya Kalsium untuk Tubuh
26 Dec 2019
14720 kali
- Serba-Serbi Keluarga Berencana
17 Dec 2019
11686 kali
- Chronic Fatigue Syndrome
09 Dec 2019
14761 kali
- Hipnosis dan Diet Hipnoterapi
03 Dec 2019
13731 kali
- Manfaat Ikan Salmon
25 Nov 2019
13023 kali
- Ulkus Lambung
18 Nov 2019
22914 kali
- Sifilis
12 Nov 2019
31196 kali
- Mengkonsumsi Vitamin C
05 Nov 2019
12564 kali
- Skizofrenia
28 Oct 2019
13339 kali
- Overdosis Kafein
21 Oct 2019
9245 kali
- Bahaya Mengkonsumsi Makanan dan Minuman Panas
16 Oct 2019
26173 kali
- Peran Kolesterol bagi Kesehatan Tubuh
27 Aug 2019
13655 kali
- Penyebab Bau Badan
14 Aug 2019
10015 kali
- Social Drinker
05 Aug 2019
25598 kali
- Mengenal Kandung Empedu
30 Jul 2019
75980 kali
- Nutrisi untuk Rambut
15 Jul 2019
7284 kali
- Mengenal Rambut
08 Jul 2019
57776 kali
- Apakah Menguap Itu Selalu Pertanda Mengantuk
01 Jul 2019
16226 kali
- Serba Serbi Warna Ingus
28 Jun 2019
35986 kali
- Mengenal Cacar Monyet
21 May 2019
9500 kali
- Manfaat Berpuasa bagi Kesehatan
06 May 2019
8575 kali
- Mengapa Garam Dapat Menyebabkan Tekanan Darah Meningkat?
29 Apr 2019
42612 kali
- Mengapa Kita Mengalami Cegukan?
22 Apr 2019
20460 kali
- Manfaat Bawang Putih
15 Apr 2019
15016 kali
- Mau tidur siang? Ternyata ada aturannya, lho!
26 Mar 2019
16558 kali
- Extrapulmonary Tuberculosis
18 Mar 2019
18280 kali
- Manfaat Zat Besi untuk Tubuh
14 Mar 2019
14749 kali
- Hipertensi pada Anak
06 Mar 2019
39474 kali
- Gangguan Psikosomatis
04 Mar 2019
17768 kali
- Pentingnya Tidur Untuk Kesehatan
18 Feb 2019
13464 kali
- Waspada Demam Berdarah Dengue (DBD)!
12 Feb 2019
15389 kali
- Fungsi Usus Buntu
04 Feb 2019
29633 kali
- Serba-serbi Tonsil
28 Jan 2019
43520 kali
- Protein dan Asam Amino
21 Jan 2019
106907 kali
- Mengenal IQOS
14 Jan 2019
57186 kali
- Mengenal Diet Keto
07 Jan 2019
16059 kali
- Serba-Serbi Kurang Tidur
31 Dec 2018
8855 kali
- Kolesterol yang Terlalu Rendah
26 Dec 2018
8647 kali
- Ada Apa dengan Nasi?
26 Dec 2018
10756 kali
- Benarkah Vape Tidak Berbahaya?
11 Dec 2018
14850 kali
- Efusi Pleura
12 Nov 2018
33678 kali
- Pneumonia
06 Nov 2018
15820 kali
- Encephalitis
29 Oct 2018
13189 kali
- Meningitis
22 Oct 2018
16816 kali
- Imunisasi Rotavirus
15 Oct 2018
23654 kali
- Prostatitis
11 Jul 2018
13045 kali
- Cystitis
02 Jul 2018
23463 kali
- Tahan Banting Selama Puasa
04 Jun 2018
7719 kali
- Vaksin untuk anak : Iya atau Tidak?
21 May 2018
7938 kali
- Vaksin Cacar Air, Penting atau Tidak ?
30 Apr 2018
21498 kali
- Eclampsia
23 Apr 2018
10840 kali
- Chikungunya
12 Mar 2018
20650 kali
- Rubeola
05 Mar 2018
18223 kali
- Benign Prostatic Hyperplasia
05 Feb 2018
16688 kali
- Transplantasi Liver
06 Mar 2017
12958 kali
- Diet sehat itu seperti apa?
06 Mar 2017
11315 kali
- Sirosis Hati
06 Mar 2017
26694 kali
- Pre-Diabetes, akankah menjadi Diabetes?
06 Mar 2017
17066 kali
- Kanker Pankreas
03 Mar 2017
15131 kali
- Kanker Lambung
03 Mar 2017
18150 kali
- HFMD
02 Mar 2017
16853 kali
- Cholelithiasis
02 Mar 2017
77067 kali
- Alcohol-Related Liver Disease
02 Mar 2017
13225 kali
- Rokok Elektronik: Penolong dari Ketergantungan atau Alternatif Baru Merokok?
10 Dec 2016
13370 kali